Breaking News

Tips dan Cara Klaim Asuransi Jiwa Agar Diterima

Cara klaim dan asuransi sebenarnya mudah untuk dilakukan, baik itu secara online ataupun offline. Tetapi tidak jarang kalau ada banyak nasabah yang pengajuan klaimnya di tolak oleh perusahaaan asuransi. Lantas, bagaimana tips agar klaimnya di setujui? Simak penjelasannya berikut ini!

Apa itu Klaim Asuransi?

Klaim asuransi adalah proses pengajuan resmi kepada pihak perusahaan asuransi, untuk meminta pembayaran berdasarkan ketentuan polis asuransi jiwa yang kita miliki. Nah, nantinya klaim asuransi jiwa yang Kita ajukan ini akan ditinjau oleh perusahaan asuransi untuk di periksa dan kemudian dibayarkan kepada pihak Kamu selaku pihak tertanggung setelah klaim diterima. 

Kalimat sederhananya adalah pengajuan dari nasabah ke perusahaan asuransi untuk membayarkan haknya berupa manfaat dari perjanjian yang sudah tertera di dalam ketentuan polis.

Namun nyatanya sampai saat ini masih banyak orang yang belum paham mengenai proses klaim dan semua persyaratannya yang dibutuhkan, sehingga pengajuan klaimnya malah ditolak. Setiap perusahaan asuransi memiliki kebijakan cara klaim yang berbeda dan juga disesuaikan dengan jenis proteksinya. 

Ketentuan di dalam, tips dan cara klaim asuransi jiwa untuk meninggal dunia akan diberikan dalam bentuk santunan tunai. Hal ini memiliki arti, jika terjadi risiko meninggal dunia, maka akan diberikan santunan yang sesuai dengan perjanjian di dalam polis serta dana akan dicairkan melalui transfer bank.

Cara Klaim Asuransi Jiwa

cara-klaim-asuransi-jiwa

Berikut ini merupakan langkah-langkah proses cara mengajukan klaim asuransi jiwa yang bisa Kamu ikuti:

1. Buat Laporan ke Pihak Asuransi

Pertama, laporkan kepada penyedia atau agen asuransi jika tertanggung meninggal dunia. Kamu perlu ingat ngat jika asuransi jiwa memiliki batas waktu pengajuan klaim hanya selama 30 hari sampai 60 hari saja setelah hari kematian tertanggung, tetapi hal ini juga tergantung ketentuan yang tertera di polis, ya.

2. Isi Formulir dan Lengkapi Dokumen

Kemudian, kamu juga jangan lupa untuk mengisi serta mengirimkan persyaratan dokumen dengan lengkap yang diperlukan yaitu:

  • Polis asli.
  • Formulir klaim meninggal dunia yang di isi oleh penerima manfaat asuransi.
  • Formulir Klaim Meninggal Dunia yang Di Isi Oleh Dokter.
  • Formulir surat kuasa pemaparan isi rekam Medis - di isi dan tanda tangan di  atas materai oleh ahli warisnya.
  • Surat keterangan meninggal dari instansi pemerintahan yang berwenang (kutipan akte kematian) yang sudah dilegalisir.
  • Jika risiko meninggal diakibatkan karena kecelakaan, maka Kamu lampirkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dari pihak Kepolisian.
  • Jika meninggal dunia di rumah tanpa perawatan Dokter, maka buat kronologis kematian dan di tandatangani oleh ahli warisnya.
  • Fotokopi hasil pemeriksaan medis yang telah dilakukan oleh tertanggung.
  • Formulir pemberitahuan Nomor Rekening  dan fotokopi buku rekening.
  • Fotokopi Identitas diri milik tertanggung.
  • Fotokopi Identitas diri milik ahli waris.
  • Fotokopi Kartu Keluarga.
  • Dokumen yang lainnya bila diperlukan.
  • Informasi lengkap mengenai dokumen sebagai persyaratan juga tersedia di website perusahaan asuransi milik Kamu, sehingga lebih mudah untuk diakses.

3. Tunggu Proses Pengecekan Data oleh Perusahaan Asuransi Jiwa

Setelah menerima semua berkas, perusahaan asuransi akan mengecek terkait kebenaran data dan mencocokkannya dengan ketentuan yang ada di polis. Proses ini biasanya akan membutuhkan waktu sekitar 14 hari kerja terhitung dari tanggal berkas diterima secara lengkap. Tapi kembali lagi, ini semua tergantung dari kebijakan setiap perusahaan asuransi jiwa.

4. Pencairan Dana Asuransi Jiwa

Jika persyaratan dokumen sudah lengkap dan sesuai dengan ketentuan, maka selanjutnya pihak asuransi akan mencairkan dana pertanggungan ke rekening milik ahli waris.

Tetapi perlu Kamu ingat juga, setelah memberikan semua persyaratan dokumen diatas dilakukan, masih banyak juga yang pengajuan klaimnya ditolak, sulitnya pengurusan klaim tersebut bukan tanpa sebab dan alasan. Semuanya sesuai dengan kesepakatan antara pihak asuransi dan pemilik polis asuransi jiwa, serta terikat hukum. Hal ini memiliki arti jika klaim tidak akan ditolak dengan sembarangan.

Tips Klaim Asuransi Agar Disetujui

Berikut ini merupakan beberapa tips klaim asuransi jiwa agar tidak ditolak:

  • Pada saat Kamu mengisi formulir klaim asuransi, isilah dengan jujur dan jelas, karena pihak asuransi jiwa akan melakukan pengecekan data. Mereka tidak akan membayar klaim asuransi yang Kamu ajukan jika isi formulir klaim terbukti asal-asalan.
  • Tertanggung asuransi meninggal yang diakibatkan karena bunuh diri. Hampir semua perusahaan asuransi secara konsisten untuk menolak klaim yang berhubungan dengan bunuh diri. Masalahnya, meninggal karena ulah sendiri juga banyak ditolak oleh berbagai perusahaan asuransi selain bunuh diri. Contohnya saja jika tertanggung meninggal dunia yang diakibatkan karena kecelakaan namun karena ulah sendiri, seperti kebut-kebutan di jalan atau sengaja melanggar aturan lalu lintas, tidak menggunakan pengaman, dan sebagainya.
  • Selain meninggal dunia yang disebabkan karena bunuh diri, klaim asuransi kamu juga akan ditolak jika tertanggung ternyata meninggal karena melakukan aksi kejahatan. Contohnya saja seperti tertembak polisi pada saat sedang merampok rumah. Maka klaim asurasni yang diajukan ahli waris akan ditolak oleh pihak perusahaan asuransi. Tidak hanya sebatas untuk tertanggung saja, hal ini juga berlaku jika ahli waris yang melakukan kejahatan. Misalnya saja ahli waris sengaja melakukan pembunuhan terhadap tertanggung agar bisa mendapatkan dana asuransi.

Selain semua persyaratan dan dokumen yang kurang lengkap dan meninggal akibat kesengajaan atau bunuh diri, proses cara klaim asuransi jiwa juga bisa ditolak jika pembayaran premi selama ini mengalami kemacetan. Disinilah hal yang ditakutkan oleh para pihak perusahaan asuransi, jika menemukan peserta asuransi yang memiliki riwayat polis lapse.

Bahkan, ketika tertanggung tidak membayarkan premi sesuai ketentuan, berarti perusahaan asuransi sudah tidak memiliki kewajiban lagi untuk membayarkan dana pertanggungan jika terjadi sesuatu terhadap pemegang polis. Untuk itu, pastikan terlebih dahulu kalau polis asuransi jiwa kamu selalu dalam keadaan aktif, ya.

Itulah beberapa cara klaim dan mencairkan asuransi dengan mudah dan cepat beserta tipsnya agar dapat disetujui tanpa ditolak.

Type and hit Enter to search

Close