Breaking News

Bantuan BPJS Ketenaga Kerjaan: Syarat, Cara Daftar, Mengecek, dan Mencairkannya

Pemerintah mulai menyalurkan bantuan BPJS Ketenagakerjaan atau bantuan subsidi upah yang di singkat dengan BSU sebelum Lebaran. Bantuan ini nantinya akan diberikan kepada para pekerja yang telah memenuhi syarat penerima BSU.

Bantuan BPJS Ketenagakerjaan ini bertujuan untuk melindungi, mempertahankan, serta meningkatkan kemampuan ekonomi para pekerja atau buruh dalam penanganan dampak wabah Covid-19. Bantuan ini akan diberikan kepada 8,8 juta tenaga kerja di Indonesia yang memiliki gaji di bawah Rp3,5 juta per bulan.

Bantuan BPJS Ketenagakerjaan 2022

bantuan-bpjs-bsu

Berikut ini merupakan informasi terbaru tentang penerima bantuan BPJS Keternagakerjaan tahun 2022, simak selengkapnya di bawah ini:

Syarat Penerima Bantuan BPJS / Subsidi Upah Pekerja (BSU)

Walaupun akan diberikan kepada banyak pekerja, namun tidak semua pekerja bisa mendapatkan bantuan BPJS ini. Hanya para pekerja yang memenuhi persyaratan yang bisa mendapatkan bantuan subsidi upah. Apa saja persyaratannya? Mengutip dari bsu.kemnaker.go.id, berikut ini merupakan syarat dan penjelasannya.

  • Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK).
  • Peserta aktif dalam program BPJS Ketenagakerjaan.
  • Memiliki gaji atau upah paling banyak sebesar Rp 3,5 juta. Untuk pekerja atau buruh yang bekerja di wilayah dengan upah minimal provinsi atau kabupaten/kota lebih dari Rp 3,5 juta, maka persyaratan gaji atau upah menjadi paling banyak sebesar upah minimal kabupaten/kota yang dibulatkan ke atas, hingga ratusan ribuan penuh. Semisal, upah minimum sebuah kota sebear Rp4.798.312 maka akan dibulatkan menjadi Rp4.800.000.
  • Bekerja di wilayah PPKM level 3 dan 4 sesuai dengan ketentuan pemerintah.
  • Diutamakan para pekerja yang bekerja pada sektor industri barang konsumsi, transportasi, aneka industri, properti dan real estate, perdagangan serta jasa, kecuali pendidikan dan kesehatan. Hal ini sesuai dengan klasifikasi data dari sektoral BPJSTK.

Cara Daftar Bantuan BPJS Ketenagakerjaan

Apabila semua persyaratan di atas telah terpenuhi, maka silakan lakukan pendaftaran. Melansir dari situs resmi Kemnaker, disebutkan jika pekerja atau buruh tidak bisa mendaftarkan diri untuk menerima bantuan subsidi upah secara individual langsung ke kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan atau Kemnaker.

Data calon penerima BSU berasal dari data yang telah diserahkan oleh BPJS Ketenagakerjaan kepada Kemnaker. Data calon penerima BSU ini nantinya akan diverifikasi dan divalidasi oleh BPJS Ketenagakerjaan sesuai dengan kriteria dan persyaratan yang telah ditentukan sebelumnya oleh Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No.16 Tahun 2021.

Data calon penerima bantuan yang dinyatakan sudah sesuai dengan persyaratan diatas, nantinya akan dikirim ke Kementerian Ketenagakerjaan. Jika Kamu telah memenuhi persyaratan penerima BSU, namun nama Kamu tidak termasuk dalam daftar penerima, Maka Kamu bisa berkomunikasi secara langsung dengan perusahaan tempat Kamu bekerja.

Cara Cek Bantuan BPJS Ketenagakerjaan

Untuk mengetahui nama yang terdaftar sebagai penerima bantuan BPJS Ketenagakerjaan, berikut ini merupakan cara cek BSU Kemnaker terbaru di 2022:

  1. Buka situs resmi kemnaker.go.id.
  2. Jika Kamu belum memiliki akun, silakan lakukan pendaftaran akun yang ada di dalam situs tersebut.
  3. Lengkapi pendaftaran akun Kamu, kemudian aktivasi akun menggunakan kode OTP yang dikirimkan ke nomor HP Kamu yang telah terdaftar.
  4. Masuk ke akun yang sudah Kamu buat tadi.
  5. Lengkapi informasi data diri Kamu dengan mengunggah foro profil, mengisi formulir, status pernikahan, dan data lain yang dibutuhkan.
  6. Terakhir, cek nofitikasi yang terdapat di dalam halaman website tersebut dan Kamu bisa langsung mengetahui status penerimaan bantuan BPJS Ketenagakerjaan.

Cara Mencairkan Bantuan BPJS Ketenagakerjaan

Untuk mencairkan Bantuan BPJS Ketenagakerjaan sendiri bisa Kamu lakukan dengan cara cek langsung apakah nama Kamu tercantum dalam status penerimaan bantuan subsidi upah.

Lalu, jika Kamu sudah mendapatkan notifikasi sebagai penerima BSU, maka Kamu bisa langsung mencairkannya melalui Bank Himbara terdekat.

Bagaimana Proses Penyaluran Bantuan Subsidi Upah?

Bagi Kamu para penerima bantuan BPJS Ketenagakerjaan, sangat penting untuk memahami proses bagaimana penyaluran bantuan subsidi upah (BSU) yang satu ini. Menurut penjelasan yang ada di dalam situs resmi Kemnaker, berikut ini merupakan tahapan proses penyaluran BSU.

  • BPJS Ketenagakerjaan akan mengirimkan data para pekerja calon penerima bantuan kepada Kemnaker. Data yang diberikan ini sebelumnya telah divalidasi dan verifikasi oleh BPJS Ketenagakerjaan.
  • Kemnaker kemudian akan menyeleksi data para penerima Bantuan BPJS yang masuk. Pekerja atau Buruh yang sudah memenuhi kriteria persyaratan dan lolos dalam seleksi Kemnaker, maka akan langsung masuk ke proses pencairan melalui KPPN.
  • Pemindahbukuan dana ke rekning penerima bantuan pemerintah ini hanya dilakukan melalui Bank BUMN yang terhimpun dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan Bank Syariah Indonesia (BSI) saja untuk Provinsi Aceh. Kerja sama antara Kemnaker dengan pihak bank ini bertujuan untuk mempermudah proses penyaluran bantuan subsidi upah (BSU).
  • Kemnaker akan membuatkan rekening buku bagi para pekerja yang menerima BSU dan belum memiliki rekening bank Himbara atau BSI.

Proporsi Penerima Bantuan Subsidi Upah
Bantuan BPJS Ketenagakerjaan ini akan diberikan kepada pekerja atau buruh yang telah memenuhi persyaratan. Berdasarkan laporan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) per tanggal 19 Agustus 2021 yang lalu, tenaga usaha jasa dan penjualan merupakan kelompok penerima BSU terbanyak, yaitu sebesar 19.4%. Contoh pekerjaan yang masuk ke dalam klasifikasi jabatan ini yaitu staf penjualan, pramuniaga, dan juga sales promotion girl (SPG).

Penerima BSU terbanyak selanjutnya yaitu tenaga tata usaha, yaitu sebanyak 19,3%. Contoh pekerjaan yang satu ini yaitu; staf adminstrasi, star personalia, kasir, teller bank, dan customer service.

Sementara itu, dalam data yang telah dilaporkan oleh TNP2K, tidak ada PNS/TNI/Polri yang berhak menerima bantuan BPJS Ketenagakerjaan. Menurut survei tersebut juga telah ditemukan fakta jika rata-rata gaji pokok penerima bantuin yang satu ini yaitu sebesar Rp 2,9 juta per bulan.

Sebanyak 56,45% penerima BSU merupakan para pekerja kontrak dan 62% responden mengaku mengalami kesulitan untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari karena pendapatan mereka terdampak akibat pandemi.

Itulah informasi terbaru terkait Bantuan BPJS Ketenagakerjaan 2022 atau BSU, apakah Kamu telah terdaftar sebagai penerima?

Type and hit Enter to search

Close